Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian/Net

Dunia

China Jadi Tuan Rumah Pertemuan Hamas dan Fatah

RABU, 01 MEI 2024 | 10:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya China untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan Timur Tengah semakin jelas terlihat setelah negara itu menjadi tuan rumah pertemuan dua faksi politik Palestina yang kerap berselisih yakni Fatah dan Hamas.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian pada Selasa (30/4) mengatakan bahwa kedua pihak telah tiba di Beijing awal pekan ini dan siap menggelar dialog yang mendalam dan jujur.

"Fatah dan Hamas telah menyatakan kesediaannya untuk mengupayakan rekonsiliasi melalui dialog pada perundingan persatuan di Beijing," ungkap Jian, seperti dimuat The Epoch Times.


China mengakui Hamas sebagai otoritas pemerintahan yang sah di Jalur Gaza, meskipun kelompok tersebut berstatus teroris di antara negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Sementara Fatah adalah faksi terbesar Organisasi Pembebasan Palestina, yang diakui oleh banyak negara sebagai satu-satunya perwakilan sah rakyat Palestina.

Namun, Fatah saat ini hanya memerintah sebagian besar wilayah Palestina di Tepi Barat, setelah diusir dari Gaza selama perang singkat dengan Hamas pada tahun 2006 dan 2007.

Kedua faksi tersebut tidak lagi terlibat konflik terbuka satu sama lain, namun gagal menyelesaikan perselisihan politik mereka atau bersatu dalam satu otoritas pemerintahan tunggal untuk rakyat Palestina.

Upaya China memediatori dua kelompok tersebut mencerminkan ambisi mereka untuk memposisikan diri sebagai alternatif dari Amerika Serikat yang semakin kehilangan pengaruhnya di Kawasan Timur Tengah, khususnya sejak Afghanistan jatuh ke tangan Taliban.

Hal serupa terjadi tahun lalu ketika Beijing menjadi tuan rumah pembicaraan antara Arab Saudi dan Iran. Kedua negara besar tersebut kemudian sepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya