Berita

Direktur Jenderal Produksi Pertahanan Kemhan India, T Natarajan saat memberikan pidatonya di Seminar Industri Pertahanan India-RI, 30 April 2024/RMOL

Dunia

India Berambisi Rajai Industri Pertahanan Global

SELASA, 30 APRIL 2024 | 21:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India berambisi menjadi salah satu negara berstatus eksportir pertahanan terkemuka di dunia di tahun 2030.

Direktur Jenderal Produksi Pertahanan Kemhan India, T Natarajan mengatakan, ambisi tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekosistem perusahaan dan startup di negaranya.

"India memiliki salah satu ekosistem startup terbesar, yang kini merambah ke sektor teknologi dan pertahanan. Tren ini menggarisbawahi peningkatan sinergi antara inovasi dan prioritas keamanan nasional," kata Natarajan dalam pidatonya di pameran industri pertahanan India-RI di Hotel Sultan Residence, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).


Natarajan menambahkan, India telah mampu mengekspor alutsista senilai 2,63 miliar dolar AS atau setara Rp42 triliun di tahun 2023.

"Tentu saja, India siap menjadi salah satu eksportir pertahanan terkemuka pada tahun 2030," lanjutnya.

Menurut Natarajan, startup di India tidak hanya berkontribusi terhadap kemampuan dalam negeri, namun juga telah membantu meningkatkan posisi India sebagai pemain global dalam inovasi pertahanan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dutabesar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty yang mengatakan bahwa masuknya perusahaan-perusahaan rintisan di India, khususnya di bidang pertahanan telah membantu memperkuat industri tersebut.

"Sehingga menghasilkan ribuan paten oleh perusahaan-perusahaan pertahanan dalam beberapa tahun terakhir," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya