Berita

Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Selasa (30/4)/RMOL

Politik

Mantan Gubernur BI Apresiasi Program Makan Siang Gratis

SELASA, 30 APRIL 2024 | 19:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program makan siang gratis dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat apresiasi dari banyak kalangan.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah menuturkan bahwa program ini merupakan program terbaik untuk membangun karakter bangsa.

Dia mengatakan Prabowo dan Gibran memberikan program yang ingin menyejahterakan rakyat Indonesia dalam rangka menyiapkan generasi emas.


"Saya lihat program-program yang akan dilakukan itu, saya bisa mengatakan sebagian besar sebagian terbesar adalah program-program yang sifatnya tadi ingin melihat rakyat lebih sejahtera ingin melihat rakyat bisa makan dengan baik ingin bisa melihat bahwa stunting kita semakin menurun dan bahkan hilang kemiskinan," kata Burhanuddin dalam diskusi 'Mayday Redistribusi Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia' di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).

Burhanuddin menuturkan ide makan siang gratis tak lain untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem yang terjadi di Indonesia.

"Kemungkinan kemiskinan ekstrem akan menjadi hilang," ujarnya.

Pihaknya telah melakukan perhitungan sederhana mengenai hal itu, dengan memberi makan bergizi untuk anak-anak segara gratis 1 Dolar AS per hari maka akan hilang stunting di Indonesia.

"Anak diberi makan siang makan bergizi 1 dolar per hari berarti dia dapat 30.000 jadi 750.000 per bulan dan itu sudah bisa menghilangkan kemiskinan gratis kita sudah ambil otomatis itu terjadi," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya