Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Sepak Bola

LaNyalla kepada Timnas U-23: Tetap Semangat, Jalan Kalian Masih Panjang

SELASA, 30 APRIL 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Uzbekistan U-23 pada ajang semifinal Piala Asia U-23 memantik perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Meski gagal melenggang ke babak final, mantan Ketua Umum PSSI itu berharap semangat anak-anak Garuda Muda tak pudar alias tetap menyala.

"Tetap semangat anak-anakku. Kalian tak boleh patah arang. Kekalahan dari Uzbekistan bukanlah akhir dari segalanya. Perjalanan kalian masih panjang," kata LaNyalla, Selasa (30/4).


Senator asal Jawa Timur itu menilai Rizky Ridho dkk telah membuat bangga publik Indonesia dengan torehan prestasi bersejarah ini. Kebanggaan publik terhadap Timnas Indonesia U-23 takkan hilang meski langkah mereka berkiprah lebih jauh di ajang bergengsi tersebut harus kandas setelah tunduk 0-2 dari Uzbekistan.

"Memang kekalahan adalah hal yang tidak kita inginkan. Tetapi, kekalahan tak mengubah kebanggaan kita terhadap torehan prestasi yang telah kalian ukir. Kalian telah mencetak sejarah bagi bangsa dan negara," tegasnya.

Di sisi lain, LaNyalla tetap optimistis Skuad Garuda Muda mampu berkiprah lebih jauh lagi di ajang internasional.

"Peluang kalian lolos ke Olimpiade Paris 2024 masih terbuka lebar. Saya yakin kalian pasti bisa. Mari bersama-sama kita bergandengan tangan. Kalian buktikan di atas lapangan, kami dengan penuh semangat memberikan dukungan," ujar LaNyalla.

Sebagaimana diketahui, pada laga yang digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Senin (29/4/2024), Timnas U23 Indonesia kalah 0-2 di tangan Uzbekistan dalam semifinal Piala Asia U23 2024.

Sepasang gol Uzbekistan yang bersarang ke gawang timnas U23 Indonesia dikemas oleh Husain Norchaev (68’) dan Pratama Arhan (86’ gol bunuh diri).

Kendati begitu, kesempatan Garuda Muda untuk menembus Olimpiade 2024 belum tertutup dengan hasil negatif itu. Skuad Garuda Muda masih bisa meraih tiket dengan menempati urutan ketiga, di mana Indonesia akan memperebutkan tiket tersebut menghadapi Irak.

Seperti diketahui, Irak kalah oleh Jepang di Semifinal lainnya pada Selasa dini hari(30/4/). Jika Indonesia kembali kalah, maka peluang terakhir saat pertandingan play-off menghadapi negara konfederasi lain, yaitu Guinea.

"Saya pernah mengutarakan ke beberapa pemain Timnas saat saya menjadi Ketua Badan Tim Nasional. Saat itu saya bilang bahwa jika kita menang dalam pertandingan sebaiknya tidak usah lihat media maupun sosial media, karena sanjungan-sanjungan justru akan menjadi bumerang bagi kita, sanjungan bisa menjadi bahaya, karena bisa menimbulkan kesombongan,” jelas dia.

“Jadi, kita selain harus jaga fisik dan juga harus seirama dengan menjaga hati dalam menjalankan pertandingan. Abaikan sanjungan, tetap fokus pada pertandingan. Ayo tetap semangat Garuda mudaku," pungkas LaNyalla.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya