Berita

Polres Tulungagung saat rilis oknum polisi terlibat pembelian Narkoba/RMOLJatim

Presisi

Beli Sabu, Oknum Polisi Tulungagung Ditangkap

SELASA, 30 APRIL 2024 | 09:31 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Oknum anggota polisi diduga terlibat pembelian Narkoba jenis Sabu. Hal itu diungkap Polres Tulungagung, setelah berhasil menangkap oknum bersangkutan.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi, pihaknya saat ini serius memerangi Narkoba. Tak peduli siapapun yang terlibat.

"Kami serius memerangi penyalahgunaan narkotika," tegas AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat rilis kasus peredaran gelap Narkoba, di Mapolres Tulungagung.


Dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (30/4), Kapolres mengatakan, oknum polisi yang terlibat berinisial DW, Kanit Reskrim di Polsek Besuki.

DW ditangkap berdasar pengakuan temannya, AM, yang terjaring operasi tangkap tangan oleh warga Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, saat mengambil paket Sabu dengan sistem ranjau.

Saat diperiksa, AM mengaku mengkonsumsi Sabu bersama DW dan temannya, DS, yang hingga kini masih buron.

DW mentransfer uang Rp300 ribu pada DS untuk beli Sabu. Selanjutnya DW menghubungi AM untuk mengambil Sabu yang sudah dibeli.

Saat ini DW sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Selanjutnya AM diserahkan oleh warga ke bagian piket Polsek Boyolangu," kata Kapolres Tulungagung.

Selain menjalani pemeriksaan hukum, DW juga akan diperiksa secara internal terkait statusnya sebagai polisi.

"Dari pemeriksaan awal, DW melakukan kegiatan yang melanggar SOP penyelidikan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya