Berita

Squad Timnas U-23 masih berpeluang menuju Olimpiade Paris 2024/Rep

Sepak Bola

2 Mei, Penentu Lolos Tidaknya Garuda Muda ke Olimpiade Paris

SELASA, 30 APRIL 2024 | 08:48 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Antusiasme masyarakat Indonesia mendukung Timnas U-23 pada Piala Asia 2024 di Qatar merambah berbagai pelosok. Seolah tak mau ketinggalan momen bersejarah Garuda Muda di pentas sepakbola dunia.

Meski akhirnya kalah 0-2 dari Uzbekistan, bukan berarti peluang Indonesia ke Olimpiade Paris 2024 pupus. Garuda Muda masih berpeluang, lewat perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024.

Penentuan itu sangat bergantung dari hasil pertandingan merebut peringkat ketiga. Kali ini Indonesia berhadapan dengan Irak, yang kalah dari Jepang.


Perebutan peringkat ketiga itu bakal digelar pada Kamis, 2 Mei 2024.

Setelah kandas dari Uzbekistan, apakah Nobar (nonton bareng) masih digelar? Berikut komentar salah satu pendukung fanatik Timnas U-23 yang juga Pj Walikota Mojokerto, Jawa Timur, Ali Kuncoro, usai Nobar di wilayahnya.

“Kita sudah lakukan yang terbaik, dan Garuda Muda masih punya satu kesempatan lagi di babak play off, artinya kita bersama-sama masih berharap bisa lolos dan mendapat tiket Olimpiade Paris 2024,” ulas Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (30/4), dia juga memastikan, selama Timnas U-23 Indonesia masih bertanding, Pemkot Mojokerto terus menggelar Nobar, demi mendukung tim kebanggaan Indonesia itu.

Sama seperti daerah lainnya, Forkopimda Mojokerto Raya bersama ribuan masyarakat juga nonton bareng laga Timnas U-23 vs Uzbekistan. Acara digelar di halaman GOR Seni Majapahit, jalan Gajah Mada Kota Mojokerto, Senin (29/4) malam.

Warga nampak antusias. Bahkan mulai berdatangan sejak pukul 19.00 WIB. Mereka mengenakan jersey Timnas Indonesia dan membawa atribut berupa bendera Merah Putih serta aneka perkusi.

“Antusiasme masyarakat luar biasa, ada ribuan warga yang hadir. Saya pikir ini bentuk dukungan masyarakat terhadap Timnas U-23 Indonesia,” kata Mas Pj lagi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya