Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Kembali Merosot ke Rp16.234 per Dolar AS Senin Pagi

SENIN, 29 APRIL 2024 | 12:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

RMOL. Nilai tukar (kurs) rupiah dibuka di level Rp16.234 per dolar AS pada perdagangan Senin (29/4).

Mata uang rupiah itu terpantau kembali melemah 0,15 persen dari perdagangan sebelumnya.

Tidak hanya rupiah yang melesu, mayoritas mata uang di kawasan Asia juga terlihat kompak bergerak ke zona merah. Seperti peso Filipina dan dolar Hong Kong yang ambruk 0,01 persen.


Selain itu, rupee India juga merosot 0,03 persen, baht Thailand minus 0,05 persen, ringgit Malaysia 0,18 persen.

Selanjutnya, pelemahan mata uang juga disusul oleh won Korea Selatan yang jatuh 0,49 persen dan yen Jepang 0,52 persen.

Pada perdagangan hari ini, hanya dolar Singapura yang tercatat menguat sebesar 0,01 persen, sedangkan yuan China berada di posisi stagnan.

Kurs mata uang Garuda yang bertengger di atas Rp16.000 ini terus melanjutkan tren pelemahannya. Meski demikian Bank Indonesia (BI) optimis nilai tukar rupiah akan kembali turun ke level Rp15.800 per dolar AS pada kuartal IV 2024 atau akhir tahun mendatang.

Selain itu, rupiah juga diprediksi akan tetap berada di kisaran Rp16.200 per dolar AS pada kuartal II-2024, serta akan turun ke arah rata-rata Rp16 ribu per dolar AS di kuartal III-2024, setelah BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 6,25 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya