Berita

Presiden Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Korea Utara Sebut AS Diam-Diam Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

SENIN, 29 APRIL 2024 | 11:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kecaman disampaikan pemerintah Korea Utara terhadap Amerika Serikat yang diduga diam-diam mengirimkan senjata mematikan ke Ukraina.

Departemen Urusan Militer Luar Negeri Kementerian Pertahanan Nasional Korea Utara dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa AS memasok rudal jarak jauh ke Ukraina, sebuah tindakan yang memicu kekhawatiran banyak pihak.

"AS secara diam-diam telah memasok rudal jarak jauh ke Ukraina, memicu kegelisahan dan kekhawatiran komunitas internasional," bunyi pernyataan tersebut seperti dimuat Kantor Berita Resmi KCNA pada Senin (29/4).


Menurut Pyongyang, seberapa canggihpun senjata yang dikirim AS ke Ukraina masih belum cukup untuk mengalahkan kekuatan militer Rusia.

"AS tidak akan pernah bisa mengalahkan tentara dan rakyat Rusia yang heroik dengan persenjataan atau dukungan militer terbaru,” tegasnya.

Seorang pejabat AS pada 24 April lalu mengatakan bahwa dalam beberapa minggu terakhir Washington secara diam-diam mengirimkan rudal jarak jauh ke Ukraina untuk digunakan dalam pertempuran melawan penjajah Rusia.

Hubungan Korea Utara dan Rusia semakin meningkat sejak perang Ukraina meletus Februari 2022. Sementara hubungan Pyongyang dengan Washington semakin jauh karena dianggap memicu ketegangan di Kawasan Semenanjung Korea.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya