Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil/Ist

Politik

Masuk Koalisi Prabowo-Gibran, Jagoan PDIP dan PKS di Pilkada Bisa Nyungsep

SENIN, 29 APRIL 2024 | 09:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Calon kepala daerah pada kontestasi Pilkada 2024 yang didukung PDIP dan PKS berpotensi kalah apabila kedua partai politik (parpol) tersebut memutuskan untuk bergabung ke koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, jika PDIP dan PKS memilih untuk masuk ke koalisi Prabowo-Gibran, maka hal tersebut akan menjadi bahan untuk kampanye negatif dalam Pilkada 2024 yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

"Kalau memang PDIP dan PKS ingin tetap menjadi partai besar, PDIP dan PKS harus berada di posisi oposisi atau di barisan oposisi," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (29/4).


Karena jika nekat gabung koalisi Prabowo-Gibran, kata Kang Tamil, maka jagoan PDIP dan PKS akan nyungsep di pilkada.

"Maka saya yakin di pilkada besok hampir rata semua calon-calon yang didukung PDIP maupun PKS, saya kira itu tidak akan dipilih oleh para pendukung PDIP dan PKS itu sendiri," pungkas Kang Tamil.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya