Berita

Mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya/RMOLJabar

Politik

Masih Belanja Masalah, Bima Arya Belum Putuskan Maju Pilgub Jabar

SENIN, 29 APRIL 2024 | 06:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya enggan berangan-angan dirinya ditunjuk untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024. Sejauh ini, Bima mengaku masih melihat perkembangan dan dukungan publik.

Sebelum memutuskan maju sebagai bakal calon gubernur (bacagub), mantan Wali Kota Bogor tersebut juga merasa perlu untuk mengetahui terlebih dahulu berbagai persoalan yang terjadi di Jawa Barat.

"Bagi saya, sekarang ini fase belanja masalah dan menyerap harapan. Sejauh mana kita bisa mengukur dan memperjuangkan kepentingan mereka dan apa saja yang akan kita perjuangkan. Kan tidak mungkin kita menyatakan siap maju tanpa saya tahu persoalannya apa, petanya apa, keinginannya apa," kata Bima saat menerima para pelari dari berbagai daerah di Jawa Barat yang datang ke rumahnya, Minggu (24/4).


Bima mengakui, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, sudah menyampaikan secara terbuka terkait kader-kader yang disiapkan untuk maju di Pilgub Jabar, seperti dirinya dan Desy Ratnasari.

"Buat saya ini semacam tantangan dari ketum. Jadi ketum memerintahkan, tetapi juga masih ada nama lain, bagi saya itu suatu sinyal atau tanda-tanda bahwa ketum ingin menguji kadernya," ucap Bima, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (28/4).

Di sisi lain, Bima juga mengaku mendapat banjir dukungan saat Zulkifli Hasan menyebut namanya menjadi salah satu kader yang disiapkan maju dalam perebutan kursi kepemimpinan di Jawa Barat.

"Ketika bergulir di media pernyataan ketum itu, saya menerima cukup banyak melalui media sosial, WhatsApp, yang nadanya mendukung, apalagi hari ini kedatangan dari teman-teman runners yang mendukung secara langsung. Buat saya ini menambah semangat," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya