Berita

Plt Ketua Umum PPPP Muhammad Mardiono dalam acara Halal Bihalal PPP di Surabaya, Kamis (25/4)/Ist

Politik

Jubir Plt Ketum PPP: Kita Solid Jelang Putusan MK dan Hadapi Pilkada

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 22:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini tengah menanti dimulainya persidangan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan pemilu legislatif yang diajukan oleh PPP.

Partai berlambang kabah itu memperoleh 3,87 persen atau hanya kurang 0,13 persen di bawah ambang batas parlemen.

Namun demikian jurubicara Plt Ketua Umum PPPP Muhammad Mardiono, Imam Priyono menegaskan pihaknya tetap komit bersama jajaran pengurus harian DPP maupun DPW PPP untuk menjaga soliditas jelang putusan MK juga tengah bersiap menghadapi Pilkada serentak yang akan digelar akhir tahun ini.


"Saya kira jelas ya, tidak ada suara sumbang di struktural PPP, terbukti Halal bi Halal seluruh DPW se-Indonesia yang digelar di Surabaya akhir pekan ini PPP Solid jelang putusan MK dan bersiap hadapi Pilkada" ujar Imam dalam keterangannya, Minggu malam (28/4).

Dia menambahkan Muhamad Mardiono di tengah masa kepemimpinan yang cukup singkat menjelang Pileg 2024, telah berhasil menahan tren penurunan perolehan suara yang terus berlangsung sejak era reformasi.

"Dalam waktu relatif singkat yakni satu tahun menjelang Pemilu Legislatif Pak Mardiono mampu menahan tren penurunan suara hanya sebesar 0,65 persen atau setara 444.370 suara jauh lebih baik dibanding periode sebelumnya yang turun 2,01 persen atau setara 1.834.341 suara," pungkas Imam.

Kamis, 25 April 2024 bertempat di Surabaya Jawa Timur DPW PPP seluruh Indonesia bersama jajaran pengurus harian DPP PPP menggelar Halal Bihalal DPW se-Indonesia serta sosialisasi empat pilar MPR RI forum ini juga dimanfaatkan untuk  konsolidasi internal jelang putusan MK.

Seluruh jajaran DPW berkomitmen menjaga soliditas internal dan menghindari dinamika agar dapat meraih hasil optimal dan mencetak banyak pemimpin daerah baik Gubernur maupun Bupati dan Walikota dalam Pilkada Serentak 2024 tahun ini .

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya