Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani berdiri di samping Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat penganugerahan HWPA 2023/Ist

Politik

Christina Golkar Kaget Raih Penghargaan Hassan Wirajuda Awards 2023

SABTU, 27 APRIL 2024 | 13:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar, Christina Aryani menjadi salah satu tokoh yang menerima anugerah Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) 2023. Christina dianggap telah berjasa dalam perlindungan WNI di luar negeri.

Politikus Muda Partai Golkar itu pun mengaku kaget dengan kinerjanya di Komisi I DPR ternyata mendapat atensi khusus dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI).

"Kaget sekaligus bangga, komitmen dan kerja-kerja kami selama ini mendapat perhatian dan apresiasi dari Kementerian Luar Negeri,” ujar Christina dalam keterangannya, Sabtu (27/4).


Anak buah Airlangga Hartarto ini memang dikenal aktif mengadvokasi isu-isu perlindungan WNI di luar negeri. Mulai dari berkunjung langsung di lebih dari 30 negara dalam memastikan perlindungan WNI, hingga turun langsung mengadvokasi kasus-kasus WNI di Malaysia, Filipina, Polandia, Madagaskar, Kuwait, UAE, serta Kamboja.

Christina juga vokal memastikan proses evakuasi WNI di luar negeri yang negaranya mengalami perang atau situasi luar biasa, antaranya di Ukraina, Afghanistan, Myanmar, Sudan Selatan, serta Palestina.

"Terima kasih untuk Kemlu atas sinergi yang baik dengan DPR RI selama ini. Ke depannya kami berharap semakin banyak anggota DPR yang memiliki kepedulian lebih terhadap isu perlindungan WNI di luar negeri,” tutup Christina.

Penghargaan HWPA 2023 berlangsung di Gedung Graha Bhakti Budaya, Cikini, Jakarta, Jumat malam (26/4). Pada ajang tersebut, ada 23 tokoh dan entitas lembaga yang menerima penghargaan, mulai dari Kepala Perwakilan RI, mitra Perwakilan RI, pegawai Kemlu, masyarakat sipil, jurnalis, dan beberapa lainnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya