Berita

Anies Baswedan menghadiri halal bihalal dan tasyakuran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4)/Ist

Politik

Anies Baswedan Puji Konsistensi PKS Selama 22 Tahun

SABTU, 27 APRIL 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sikap politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai konsisten dalam mengawal demokrasi. Bahkan konsistensi ini diklaim sudah berlangsung sejak dideklarasikan pada 20 April 2002 atau sudah 22 tahun.

Pujian tersebut disampaikan kontestan Pilpres 2024, Anies Baswedan saat menghadiri halal bihalal dan tasyakuran PKS di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4).

“Siang ini merupakan babak baru, fase baru atas 22 tahun yang diiringi catatan konsistensi sekaligus keteladanan sikap berdemokrasi, baik saat berada bersama pemerintahan dengan menjadi mitra yang baik, maupun di luar pemerintahan sebagai oposisi,” ucap Anies.


Adapun konsistensi yang dimaksud Anies, telah menjadi karakter dari PKS bersama dengan para kadernya. Konsistensi itu dirasakan Anies saat Pilgub 2017-2022 lalu, di mana legislatif PKS mendukung dan mengawal kebijakan Pemprov DKI saat Anies menjabat.

PKS bahkan tetap setia hingga ikut berperan dalam memperjuangkan Anies sebagai calon presiden Koalisi Perubahan.

“Kami merasakan betul (perjuangan kader PKS) dari tahun 2016, merasakan karakter khas kader PKS, ketekunan, keteguhan, kerja keras ikhlas, dan siap kerjakan tugas apapun.

PKS bukan semata sebagai kendaraan politik bagi pribadi-pribadi, tapi telah melakukan pengembangan kader dengan amat baik.

"Maka dari itu, selamat atas konsistensinya selama 22 tahun ini,” pungkas Anies.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya