Berita

Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat, Ilham Bintang/Net

Politik

Ilham Bintang: Prabowo Siap-Siap Beli Obat Anti Resah

SABTU, 27 APRIL 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keresahan presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto terhadap keberadaan media dan pers dinilai wajar sebagai seorang pejabat.

Menurut Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat, Ilham Bintang, keresahan Prabowo yang disampaikan setelah penetapan presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 oleh KPU RI itu karena pers menerapkan kerja-kerja jurnalistik.

“Prinsip kerja jurnalistik secara universal itu memang membuka apa-apa yang sering mau ditutup orang lain. Jadi wajar dan bukan guyonan, tapi lebih ke curahan hati dari Pak Prabowo bahwa dia resah terhadap pers,” kata Ilham Bintang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/4).


Menurut Ilham, Indonesia baru saja melewati fase yang sangat menggelisahkan masyarakat lewat Pilpres 2024. Bukan hanya pers, para tokoh dan guru bangsa di berbagai kampus juga bermunculan mengawal pesta demokrasi lima tahunan itu yang dianggap rawan penyimpangan.

“Yang mau saya sampaikan, Pak Prabowo siap-siap beli obat anti resah. Karena kalau pers tidak melaksanakan fungsi dan tugasnya mengganggu (meresahkan) pemerintah yang tidak berjalan secara on the track, itu juga sama dengan mengkhianati amanatnya sebagai wartawan,” lanjut Ilham.

Ilham melanjutkan, pers sebagai pilar keempat demokrasi secara legalistik formal tidak ada. Itu hanya istilah kalau pers bekerja dengan baik. Kuncinya, pers harap bekerja sesuai dengan amanat UU Pers, yaitu disiplin verifikasi.

“Jadi tidak hantam kromo tapi berbasis fakta. Dengan begitu fungsi pers seakan pilar keempat akan terasa oleh rakyat. Tidak mentang mentang karena insan pers lantas tidak mengikuti prinsip jurnalisme yang benar,” demikian kata Ilham.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya