Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mudahkan Milenial dan Gen Z Miliki Hunian di Bali, BTN Tawarkan Skema Khusus

SABTU, 27 APRIL 2024 | 01:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kaum milenial dan Gen Z semakin sulit memiliki hunian di Bali akibat laju peningkatan upah minimum kerja yang berada jauh di bawah kenaikan harga properti di pulau tersebut. Untuk itu, perbankan menawarkan opsi kredit bebas pembayaran pokok selama dua tahun, yang dinilai dapat dijangkau kaum muda di Pulau Dewata ini.

DRM Business Kantor Wilayah 3 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Carly Tambunan mengatakan, tren kenaikan harga properti di Kota Denpasar dan Badung rata-rata di atas 20 persen per tahun. Menurutnya, harga rata-rata rumah di Kota Denpasar pada 2024 senilai Rp 863 juta dan Rp 900 juta di Kabupaten Badung.

"Kami memiliki produk KPR (Kredit Pemilikan Rumah) Gaess dengan skema hanya membayar bunga kredit selama dua tahun. Skema ini akan mempermudah milenial dan Gen Z yang baru menikah atau menjadi sandwich generation untuk membeli rumah," ujar Carly dalam acara Journalist Convocation ‘Harga Properti Selangit, Emang Boleh Semahal itu?’ di Gong Restaurant, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (26/4).


Kendati harga rumah terus mendaki, berdasarkan catatan PT Bank Tabungan Negara Tbk, kredit kepemilikan rumah (KPR) komersial pada 2021 tetap melesat 39,92 persen menjadi Rp135,69 miliar dan trennya terus menanjak hingga 2023 mencapai Rp227,57 miliar atau naik 24,12 persen yoy. Kemudian, per kuartal I 2024, penyaluran KPR BTN tercatat Rp61,56 miliar.

Adapun, harga rumah di Kota Denpasar menjadi yang tertinggi secara tahunan dibandingkan kabupaten/kota se-Indonesia. Kenaikannya mencapai 20,1 persen jelang akhir 2023 lalu berdasarkan Flash Report Rumah123.com.

Hasil studi terbaru juga masih menunjukkan sepanjang kuartal I 2024, Denpasar menjadi salah satu wilayah paling konsisten dalam pertumbuhan harga hunian, selain Bogor. Denpasar mencatat selisih pertumbuhan harga di atas laju inflasi tahunan sebesar 10,2 persen.

Pengamat Properti dari Brighton, Garry Sugiarto Dharma B, mengajak gen Z dan milenial menyisihkan dana untuk KPR sekalipun harganya meningkat.

“Sebab, kenaikan harga rumah mampu menutup bunga yang dibayarkan untuk kredit rumah,” imbuh dia.

Sementara itu, Perencana Keuangan dari Lintar Financial, Agus Helly, menyarankan gen Z dan milenial yang akan mengajukan KPR untuk menetapkan tujuan. Apakah kebutuhan atau keinginan. Kemudian, melakukan perencanaan anggaran.

“Cari tahu kebutuhannya apakah beli atau sewa. Jika memungkinkan, bisa memanfaatkan dukungan dari pemerintah, seperti subsidi,” tutur Agus.

Selanjutnya, gen Z dan milenial juga bisa mempertimbangkan opsi kolaborasi dengan pasangan bagi mereka yang merencanakan menikah atau berumah tangga. Apabila masih belum mencukupi, maka mereka bisa meningkatkan keahliannya untuk mencari tambahan pendapatan.

"Kalau rumah menjadi kebutuhan, milenial atau gen Z bisa menabung lebih dulu untuk uang muka sehingga mengurangi cicilan. Bisa juga memilih KPR Gaess tadi yang menawarkan opsi bayar bunga selama dua tahun sehingga meringankan cicilan di awal,” tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya