Berita

Menteri Luar Negeri RI di acara malam anugerah Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) 2023 di Gedung Bhakti Budaya, Cikini, Jumat, 26 April 2024/RMOL

Dunia

Menlu RI: Jumlah Kasus WNI di Luar Negeri Melonjak 50 Persen Jadi 53.598

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 23:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setiap tahun jumlah kasus warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri terus meningkat tajam.

Menurut laporan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, sepanjang tahun 2023, kasus WNI yang ditangani telah melonjak naik hingga 50 persen.

"Pada tahun 2022, jumlahnya mencapai 35.149. Jumlah ini melonjak lebih dari 50 persen menjadi 53.598 kasus pada tahun 2023," ungkap Menlu saat berpidato di acara malam anugerah Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) 2023 di Gedung Bhakti Budaya, Cikini, Jumat (26/4).


Menlu kemudian menyoroti keberhasilan pemerintah Indonesia memulangkan ribuan WNI yang menjadi korban bencana alam, konflik bersenjata hingga kejahatan transnasional.

"Sepanjang 2023, repatriasi 1.119 WNI berhasil dilakukan dari berbagai situasi darurat, termasuk dari zona konflik dan bencana alam, Gempa bumi dahsyat di Turki dan Suriah, serta konflik di Sudan dan krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina," paparnya.

Maraknya tindakan online scam di Asia Tenggara memunculkan Indikasi adanya eksploitasi tenaga kerja hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO.

Dikatakan Retno, sejak 2021 tercatat 3.428 kasus WNI yang terjerat online scam, mayoritas masih terpusat di kawasan Asia Tenggara. Dari angka tersebut, 40 persen di antaranya merupakan kasus TPPO.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya