Berita

Wasit Shaun Evans menjadi pengadil di laga Indonesia vs Korea Selatan pada babak perempat final Piala Asia U-23, Kamis malam waktu Qatar (24/4)/Net

Sepak Bola

Dipimpin Wasit Kontroversial di Laga Lawan Korsel, Indonesia Harus Ekstra Waspadai

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perjuangan Tim U-23 Indonesia di babak perempat final Piala Asia U-23 diprediksi bakal lebih keras dibanding di fase grup. Selain lawan yang dinilai lebih berkualitas, laga yang akan digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Sabtu dinihari (27/4) pukul 00.30 WIB itu bakal dipimpin wasit yang dikenal kontroversial.

Nama wasit itu adalah Shaun Evans.

Sosok wasit asal Australia ini pun cukup akrab bagi pencinta sepak bola nasional. Pasalnya, Evans pernah menjadi wasit asing yang sengaja diundang untuk memimpin laga-laga Liga 1 beberapa tahun lalu.


Salah satu putusan kontroversial yang pernah dilakukan Shaun Evans adalah saat tak mengesahkan gol striker Persib Bandung kala itu, Ezechiel N'Douassel, ke gawang Persija Jakarta pada Liga 1 2017.

Tak hanya itu, Timnas Indonesia juga pernah merasakan pahitnya dipimpin Evans di Asian Games 2018. Indonesia saat itu melaju ke babak 16 besar dan kalah 3-4 dalam adu penalti melawan Uni Emirat Arab (UEA) setelah bermain imbang 2-2.

Kemudian, Dikutip dari transfermarkt, ada 4 laga yang dilakoni tim ASEAN dan melibatkan Evans. Dari empat laga itu tim ASEAN kalah 2 kali, sekali imbang, dan cuma sekali menang.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya