Berita

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Masuknya PKB Bisa Munculkan Resistensi di KIM

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) jika akhirnya merapat ke kubu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih diyakini akan membawa dampak.

"Jika nantinya PKB ikutan gabung koalisi pemerintah bisa jadi akan menimbulkan resistensi dari Koalisi Indonesia Maju (KIM)," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4).

Alasannya karena keberadaan PKB tentunya akan berpengaruh terhadap jatah kursi menteri untuk partai koalisi yang telah bekerja keras memenangkan Prabowo-Gibran.


"Apalagi Cak Imin dianggap sebelumnya telah bermanuver dengan meninggalkan Prabowo dan menyeberang ke Koalisi Perubahan," sambung Andi.

Meskipun begitu, PKB hingga kini belum memutuskan arah politiknya dan masih mempertimbangkan konsekuensi berada di dalam maupun luar pemerintahan.

Di sisi lain, hubungan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan Prabowo Subianto masih cukup akrab. Bahkan pada Rabu kemarin (24/4), Prabowo mendatangi DPP PKB di Raden Saleh Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Kehadiran Prabowo di PKB tampak spesial, hingga partai yang digawangi Abdul Muhaimin Iskandar itu menyediakan karpet merah yang membentang hingga teras Kantor DPP PKB.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya