Berita

Unilever/Net

Bisnis

Laba Unilever Naik 3 Persen jadi Rp1,4 Triliun

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) membukukan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun sepanjang kuartal I/2024.

Angka itu naik 3,1 persen secara tahunan. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, peningkatan laba bersih UNVR berbanding terbalik dengan kinerja penjualan yang turun 4,95 persen year-on-year (YoY) ke Rp10,7 triliun.

Laporan keuangan per kuartal I-2024, UNVR membukukan penjualan bersih sebesar Rp 10,07 triliun, turun 4,95 persen dari periode tahun lalu yang tercatat Rp 10,60 triliun.


Harga pokok penjualan turun menjadi Rp5,04 triliun dari Rp5,37 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp5,03 triliun dari laba bruto Rp5,22 triliun.

Berdasarkan geografisnya, penjualan dalam negeri masih mendominasi sebesar Rp 9,89 triliun per Maret 2023. Kemudian penjualan ekspor berkontribusi Rp 286,45 miliar atau melemah 14,01 persen.

Sedangkan laba usaha meningkat menjadi Rp1,88 triliun dari laba usaha Rp1,85 triliun terutama karena turunnya beban umum dan administrasi menjadi Rp773,82 miliar dari Rp1,02 triliun.

Laba sebelum pajak meningkat jadi Rp1,85 triliun dari laba sebelum pajak Rp1,81 triliun tahun sebelumnya. Laba naik menjadi Rp1,44 triliun dari laba Rp1,40 triliun tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas meningkat menjadi Rp13,49 triliun hingga periode 31 Maret 2024 dari jumlah liabilitas Rp13,28 triliun hingga periode 31 Desember 2023. Jumlah aset mencapai Rp18,34 triliun hingga periode 31 Maret 2024 naik dari jumlah aset Rp16,66 triliun hingga periode 31 Desember 2023.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya