Berita

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno/Net

Politik

Bicara Kabinet Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno: Loyalitas PAN Tidak Perlu Diragukan

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Koalisi Indonesia Maju (KIM) belum memulai diskusi soal pembagian kursi kabinet setelah mengantarkan kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, pembahasan kabinet memang bakal dilakukan setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi.

Tetapi, kata Eddy, saat ini diskusi itu belum sepenuhnya dimulai karena menunggu momen yang tepat.


"Ketika keluar putusan MK, bukan berarti ada keputusan dari kita," ujar Eddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/3).

Soal desas desus adanya permintaan kursi kabinet dari partai tertentu, Eddy bijak mengatakan bahwa Prabowo tahun loyalis yang selalu mendukung langkah politiknya.

"Kita intinya yang konsisten mendukung Pak Prabowo 3 periode pilpres, jadi kalau dibilang soal loyalitas PAN tidak perlu diragukan," katanya.

Dia juga menekankan, berapapun nanti kursi kabinet yang diberikan kepada PAN, maka itu diserahkan kepada keputusan Prabowo.

"Itu (PAN) tidak (meminta berapa kursi kabinet), kan kita serahkan sepenuhnya pada presiden terpilih," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya