Berita

Wakil Rektor Universitas Muslim Aligarh (AMU) Prof. Naima Khatoon Gulrez.

Dunia

Disetujui Presiden Droupadi, Prof. Khatoon Jadi Wakil Rektor Perempuan Pertama di AMU

RABU, 24 APRIL 2024 | 17:39 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Prof. Naima Khatoon Gulrez yang sejak tahun 2014 menjabat sebagai Kepala Sekolah Wanita di Universitas Muslim Aligarh (AMU) di Uttar Pradesh, India, telah ditunjuk sebagai Wakil Rektor AMU, hari Senin kemarin (22/4).

Dewan Pemilihan di AMU mengirimkan tiga nama kepada Presiden Droupadi Murmu bulan November tahun lalu. Selain Prof. Khatoon, dua kandidat lain untuk jabatan Wakil Rektor AMU adalah Prof. Muzaffar Uruj Rabbani yang merupakan mantan Dekan Fakultas Farmasi  AMU dan Prof. Faizan Mustafa yang merupakan Wakil Rektor Universitas Nasional Chanakya di Patna.

Kementerian Pendidikan India dalam keterangan singkatnya mengatakan bahwa Presiden India dalam kapasitas sebagai Visitor AMU dengan senang hati menunjuk Prof. Naima Khatoon yang merupakan Kepala  Sekolah Wanita sebagai Wakil Rektor AMU untuk jangka waktu lima tahun.


Pencalonan Khatoon untuk posisi Wakil Rektor AMU sempat ditentang Pengadilan Tinggi Allahabad dengan alasan bahwa namanya dipilih oleh sebuah komite yang dipimpin oleh suaminya, Mohammed Gulrez, yang merupakan Deputi Wakil Rektor AMU.

Prof.  Khatoon menjabat sebagai Profesor dan Ketua Departemen Psikologi sebelum memegang jabatan Kepala Sekolah Wanita pada bulan Juli 2014.

Ia mendapatkan gelar Profesor pada Juli 2006, dan memulai karier akademik pada 1998.

Prof. Khatoon juga pernah mengajar di Universitas Nasional Rwanda, Afrika Tengah, selama satu tahun akademik.

Selain itu, Prof. Khatoon juga kerap memberikan kuliah di Universitas Louis Ville di AS , Universitas Alba Lulia di Rumania, Universitas Chulalongkorn di Bangkok, Hollings Centre di Istanbul, dan Hollings Center for International Dialogue Boston.

Sejauh ini ia telah menulis enam buku dan menerbitkan sejumlah makalah di jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Bidang spesialisasinya adalah Psikologi Klinis, Kesehatan, Sosial Terapan dan Spiritual.

Selain akademisi, Prof. Naima Khatoon memiliki pengalaman luas di bidang Administrasi Pendidikan. Dia menjabat sebagai Rektor di Aula Indira Gandhi dan dua kali di Aula Abdullah. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Direktur, Residential Coaching Academy dan Wakil Pengawas AMU.

Menurut website resmi AMU, Prof. Khatoon terpilih dua kali sebagai anggota Persatuan Mahasiswa Perguruan Tinggi Wanita. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Sastra dan Pemantau Aula Senior di Aula Abdullah dan Aula Sarojini Naidu. Dia dianugerahi Penghargaan Gadis Terbaik Papa Mian Padma Bhushan untuk keunggulan menyeluruh.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya