Berita

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka dan ketua umum partai politik pendukung di KPU RI, Jakarta/Repro

Politik

Prabowo: Saya Manusia dan Pernah Bikin Salah, Saya Minta Maaf

RABU, 24 APRIL 2024 | 13:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Permintaan maaf disampaikan presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto kepada para politisi dan semua pihak yang pernah terlibat perdebatan selama proses Pilpres 2024.

"Mungkin saya pernah bikin salah sama kawan-kawan. Saya manusia, mungkin saya telah berkata yang kurang baik. Sudah, saya minta maaf. Mari kita cari yang terbaik di antara kita," kata Prabowo usai ditetapkan sebagai presiden terpilih 2024 di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Rabu (24/4).

Setelah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo menyebut saatnya semua pihak berjalan bersama untuk mewujudkan harapan dan tuntutan rakyat.


Tidak hanya menyampaikan permintaan maaf, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kompetitornya di Pilpres 2024, yakni pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

"Saya juga tadi berterima kasih kepada saudara Anies, Pak Muhaimin, walaupun di debat lumayan juga kerasnya, tapi itu bagian dari demokrasi," ujar Prabowo didampingi Gibran Rakabuming Raka dan ketua umum parpol pendukung.

Menurutnya, perdebatan dalam dunia politik adalah hal biasa dan bagian dari demokrasi.

"Kalau kita enggak kuat diserang, dikritik, bahkan dihujat, ya jangan mau jadi pemimpin politik. Duduk di rumah saja nonton TV, jangan berdiri di depan kamera," tutup Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya