Berita

Ketua Umum Rakyat Tuntut Amanat Keadilan (Ratu Adil) Mohammad Trijanto/Istimewa

Politik

Ratu Adil Ajak Seluruh Elemen Bangsa Lakukan Rekonsiliasi Nasional

RABU, 24 APRIL 2024 | 13:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Apapun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2024 harus dihormati oleh semua pihak. Terlebih putusan MK tersebut bersifat final dan mengikat.

"Negara kita berdasar hukum, sehingga apapun putusan MK dan ditetapkan KPU nanti harus kita hormati," kata Ketua Umum Rakyat Tuntut Amanat Keadilan (Ratu Adil), Mohammad Trijanto, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (24/4).

Sebaliknya, Mohammad Trijanto justru mempertanyakan kalau ada gerombolan yang masih terus mempermasalahkan putusan MK dan penetapan KPU.


"Itu yang teriak-teriak patut diduga cara berpikirnya mengenai bangsa serta berbangsa masih diragukan," ujar sosok yang berpeluang meramaikan bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Blitar Raya.

Ditambahkan Trijanto, demokrasi itu ibarat indahnya gugusan pelangi yang harus dinikmati bersama. Karena itu pihaknya mengajak untuk rekonsiliasi nasional.

"Momentum ini harus kita jadikan ajang rekonsiliasi nasional, dan seluruh elemen masyarakat serta elite politik bergandengan dan bertekad bulat untuk membangun negeri yang kita cintai ini," tuturnya.

"Lupakan ingar bingar dan pro kontra Pemilu 2024, saatnya bertekad bulat mengawal program-program pembangunan pemerintahan Prabowo-Gibran," demikian Mohammad Trijanto.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya