Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Grup MIND ID Konsisten Jaga Lingkungan dengan Kurangi Limbah Plastik

SELASA, 23 APRIL 2024 | 20:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

BUMN Holding Industri Pertambangan (MIND ID)menunjukkan komitmennya untuk menjaga lingkungan, dalam upaya mengurangi sampah plastik dan memperingati Hari Bumi yang secara internasional diperingati pada 22 April.

Pada peringatan Hari Bumi tahun ini yang jatuh pada 22 April 2024, tema yang diusung adalah “Planet vs Plastic” atau “Planet Lawan Plastik”.

Berdasarkan situs resmi Hari Bumi 2024, tujuan organisasi Earthday adalah untuk mengurangi produksi plastik global hingga 60 persen pada 2040.


Adapun, Hari Bumi 2024 mengajak komunitas global untuk beraksi bersama dalam menghadapi tantangan plastik demi masa depan yang lebih berkelanjutan dan sehat.

Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengatakan, limbah plastik yang belakangan menjadi isu yang semakin serius untuk dihadapi bersama.

“MIND ID bersama seluruh Anggota holding serta berbagai pihak bekerja sama mendorong berbagai aksi yang diharapkan akan berdampak positif terhadap lingkungan sekitar,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Selasa (23/4).

Beberapa inisiatif itu di antaranya dilakukan Anggota Grup MIND ID PT Freeport Indonesia (PTFI). Di mana perusahaan sudah konsisten menekan pemakaian botol plastik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) sekali pakai.

Perusahaan kini memanfaatkan air alami yang diperoleh dari mata air alami yang terjaga kualitasnya. Sistem air minum dipasang di area kerja PTFI, kemudian setiap karyawan yang mengonsumsi air minum tersebut dibekali tumbler yang bisa dipakai berulang kali.

Selain PTFI, Anggota Grup MIND ID PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga lingkungan dengan mewajibkan seluruh jajarannya untuk mengurangi penggunaan plastik.

Terhitung sejak 5 Juni 2023, semua karyawan PT Antam di UBPN tidak ada lagi yang menggunakan air minum kemasan. Perusahaan menyediakan dispenser air minum yang dapat digunakan untuk mengisi ulang air.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya