Berita

Kegiatan mahasiswa saat belajar di ITPLN/Istimewa

Nusantara

ITPLN Perpanjang Waktu Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru

SELASA, 23 APRIL 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sejak dibuka pada 29 Januari 2024, penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi PLN (ITPLN) telah menarik perhatian banyak calon mahasiswa yang berasal dari seluruh Indonesia.

Dalam rangka memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa, pihak ITPLN pun memperpanjang masa pendaftaran hingga 29 April 2024.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada lebih banyak calon mahasiswa berkualitas untuk bergabung dengan kami dan mengembangkan potensi mereka di lingkungan pendidikan yang berkualitas,” kata Rektor ITPLN, Prof Iwa Garniwa dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (23/4).


Setelah diterima masuk di ITPLN, para mahasiswa baru bakal menerima sejumlah fasilitas unggulan telah disiapkan oleh kampus, selain kesempatan bergabung dengan PLN group. Antara lain jaminan magang di PLN group, sertifikat kompetensi keahlian, pembelajaran tanpa batas melalui smart class, kuliah oleh praktisi dan ahli korporasi, e-mobility ke perguruan tinggi internasional, laboratorium transisi energi dan berbagai beasiswa pendidikan.

IT PLN sendiri telah memiliki empat fakultas, sekolah Pascasarjana dan sekolah Vokasi, serta 17 program studi dengan jenjang S1, S2, dan D3.

Sejauh ini, ITPLN menerapkan sistem pembelajaran 4-4-2, atau 40 persen teori, 40 persen problem solving, dan 20 persen kuliah industri untuk menghasilkan SDM kompeten dan siap kerja.

Untuk informasi lebih lanjut soal pendaftaran, calon mahasiswa dapat mengunjungi situs web resmi ITPLN di https://infopmb.itpln.ac.id.

Dengan mendaftar di ITPLN, Prof Iwa menambahkan, calon mahasiswa berpeluang menjadi bagian dari 250 mahasiswa Ikatan Kerja PLN Group. Dengan rincian, 150 orang hasil seleksi masuk S1 terbaik akan langsung menandatangani perjanjian ikatan kerja dengan PLN, dan 100 orang lulusan terbaik jenjang S1 akan langsung direkrut oleh PLN group.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya