Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky dan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Telepon Zelensky, Biden Janji Kirim Bantuan Militer Secepatnya

SELASA, 23 APRIL 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantuan militer bernilai miliaran dolar yang dijanjikan Amerika Serikat akan segera dikirimkan ke Ukraina untuk membantu perangnya melawan Rusia.

Komitmen itu disampaikan oleh Presiden AS, Joe Biden dalam panggilan telepon dengan rekannya Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky pada Senin (22/4).

Dalam kesempatan itu, Biden kembali menyuarakan dukungan Washington yang tidak tergoyahkan untuk Kyiv.


Dia juga berjanji pada Zelensky untuk mempercepat pengiriman senjata, tak lama setelah undang-undang terkait paket keamanan disahkan oleh senat dan ditandatangani Biden.

"AS akan segera memberikan paket bantuan keamanan baru yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan mendesak di medan perang dan pertahanan udara Ukraina," ujar Biden, seperti dimuat AFP.

Dalam unggahan di sosial media, Zelensky mengucapkan terima kasih kepada Biden atas dukungan kuat yang diberikan AS terhadap Ukraina.

Dia juga mengatakan, Biden memberitahunya bahwa persenjataan dan perangkat keras lainnya yang disediakan dalam paket bantuan militer mendatang akan mamperkuat pertahanan udara serta artileri Ukraina.

Diungkap Zelensky, selama panggilan telepon keduanya juga membahas serangan terbaru yang dilancarkan Rusia hingga merobohkan menara televisi besar di kota Kharkiv.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)AS pekan lalu menyetujui paket bantuan luar negeri yang sangat besar, mencakup 61 miliar dolar AS akan dialirkan untuk membantu perang Ukraina.

Senat diperkirakan akan meloloskan paket bantuan tersebut pekan ini, sebelum akhirnya ditandatangani Biden sebagai undang-undang.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya