Berita

Stadion Si Jalak Harupat (SJH)/Net

Sepak Bola

Laga Kandang Terakhir Persib, Pendukung Borneo FC Dilarang Hadir

SELASA, 23 APRIL 2024 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Stadion Si Jalak Harupat (SJH) akan jadi saksi laga kandang terakhir Persib Bandung di Liga 1 2023/2024. Pada 25 April mendatang, Persib akan kedatangan tim tamu, Borneo FC.

Seperti laga kandang lainnya musim ini, suporter tamu dilarang untuk datang ke Stadion SJH. Ajakan tersebut disampaikan oleh Vice President Operation PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Andang Ruhiat.

Andang mengingatkan kepada pendukung Borneo FC untuk menaati Regulasi Liga 1 2023/2024 tentang larangan kehadiran suporter tamu di pertandingan tandang. Panitia pelaksana memastikan bakal memulangkan supporter tamu.


“Berdasarkan Regulasi Liga 1 dan mekanisme penyelenggaraan pertandingan kandang Persib, kami kembali mengingatkan kepada suporter tim tamu untuk tidak hadir menyaksikan pertandingan Persib melawan Borneo di Stadion Si Jalak Harupat," kata Andang seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (23/4).

Persib pun bakal bekerjasama dengan pihak keamanan untuk melakukan berbagai upaya, termasuk penyekatan. Komunikasi dengan manajemen Borneo juga bakal dilakukan untuk memastikan ajakan imbauan suporternya tidak memaksakan datang ke stadion.

Aturan larangan kedatangan suporter tamu itu tertuang di pasal 51 ayat 6 Regulasi Liga 2023/2024 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Konsekuensi atas pelanggaran regulasi itu akan menghasilkan hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, baik untuk klub tuan rumah maupun tim tamu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya