Berita

Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama di halaman Tsuglagkhang di Dharamshala Himachal Pradesh, Sabtu pekan lalu (20/4).

Dunia

Akhir Pekan, Ribuan Orang Hadiri Pengajaran Dalai Lama

SENIN, 22 APRIL 2024 | 23:48 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

RMOL. Tidak kurang dari 6.000 peziarah dari 72 negara mendapatkan ajaran yang disampaikan pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama di halaman Tsuglagkhang di Dharamshala Himachal Pradesh, Sabtu pekan lalu (20/4).

Menurut situs resmi Dalai Lama, kegiatan ini digelar atas permintaan kelompok Mongolia.

Poala Campo, seorang pengikut dari Kolombia, mengungkapkan kebahagiaannya menerima ajaran dari Dalai Lama dan menyebutnya sebagai kesempatan sekali seumur hidup.


“Ini adalah pengajaran dua hari yang indah bersama Yang Mulia Dalai Lama. Banyak orang dari berbagai negara hadir, dan semua biksu dan biksuni Buddha juga hadir untuk menemani Yang Mulia,” ujar Campo.

“Saya merasa sangat senang. Ini adalah kesempatan satu kali saja. Saya tidak menyangka berada di sini. Jadi, ini adalah kejutan yang menyenangkan. Saya sangat beruntung diberi kesempatan untuk menghadiri acara yang sangat-sangat istimewa ini,” tambahnya.

Sementara Tenzing Yega, seorang pengikut dari Sikkim, mengatakan, kegiatan ini sangat penting karena guru yang menyampaikan ajaran adalah Yang Mulia Dalai Lama ke-14 yang dianggap sebagai Buddha yang hidup.

“Dan ini pertama kalinya saya mengunjungi Dharamshala dan menghadiri ajarannya di Tsuglagkhang,” ujarnya

Dia mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa menerima ajaran dari Dalai Lama.

“Pertama, saya sangat berterima kasih atas ajarannya, terutama. Dan yang kedua, aku tak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan yang aku alami saat ini. Jadi, tidak ada ekspresi apapun, tapi tetap saja, aku merasa damai saat ini. Jadi, itulah yang saya rasakan,” katanya lagi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya