Berita

Tukang kayu di Provinsi Lampung Riswan Mura mengambil formulir penjaringan di PDIP Lampung/RMOLLampung

Politik

Mirip Jokowi, Tukang Kayu di Lampung Daftar Cagub PDIP

SENIN, 22 APRIL 2024 | 12:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bursa penjaringan Cagub Lampung yang dibuka DPD PDIP Lampung turut diramaikan dengan kehadiran seorang tukang kayu bernama Riswan Mura. Ia mengikuti langkah Presiden Joko Widodo dengan mencalonkan diri sebagai Gubernur Lampung pada Pilkada 27 November mendatang.

Riswan Mura menjadi calon pertama yang mengambil formulir penjaringan Cagub Lampung di Kantor PDIP Lampung, Senin (22/4).

"Saya adalah militan dari Bu Megawati, dan Sukarnois yang mencintai perjuangan beliau dengan ideologinya," kata Riswan yang merupakan Direktur, CV Tulang Bawang Bangkit ini.


Riswan menjelaskan, sejak berusia 15 tahun dirinya sudah menjadi tukang kayu. Berbeda dari Jokowi yang pengusaha mebel, Riswan tukang gesek kayu.

"Persiapan saya, pertama niat, kedua mental dan ketiga leadership. Kalau modal saya nggak punya, karena saya termasuk bacagub termiskin dibandingkan nama-nama yang ada," kata Riswan.

Riswan mengaku sudah menjadi pejuang rakyat Lampung sejak 2010 untuk melawan konspirasi kapitalisasi pemerintah. Sejak tahun 2020, ia aktif membangun ekonomi kerakyatan.

"Program saya ingin bagaimana merekatkan sebuah hubungan asimilasi dari pribumi dengan suku pendatang. Artinya Lampung itu cahaya, Lampung sebagai miniatur Indonesia, kita akan bikin satu pilot projects untuk negara ini," kata Riswan.

Riswan berjanji akan memberikan infrastruktur yang berkualitas, pendidikan yang berkualitas, pemberantasan korupsi dan narkotika.

Setelah PDIP, Riswan juga akan membangun komunikasi dengan partai lainnya untuk bisa berlayar. Pasalnya, PDIP hanya memiliki 13 kursi, masih butuh 4 kursi lagi untuk mengusung calon di Pilgub Lampung.

"Saya sudah berkomunikasi dengan PAN dan PKS, tapi baru sebatas silaturahmi saja," pungkas Riswan dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya