Berita

Pasangan Anies-Muhaimin tiba di Gedung MK/RMOL

Politik

Cak Imin: Putusan MK Masa Depan Bangsa Indonesia

SENIN, 22 APRIL 2024 | 08:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mahkamah Konstitusi (MK) diharapkan mampu membuat keputusan seadil-adilnya pada perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2024.

Harapan itu disampaikan Pasangan Amin (Anies-Muhaimin), kepada wartawan, saat tiba di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (22/4).

"Kami tidak mau berspekulasi, tapi kami berharap MK mampu mengambil peran menyelamatkan demokrasi kita, membuat mutu demokrasi kita terjaga," kata Anies.


Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu juga titip pesan untuk seluruh masyarakat yang berniat melakukan aksi mengawal putusan MK, agar tetap menjaga ketertiban.

"Saya berharap semuanya tertib, taati peraturan bagi semua yang ikut hadir, dan mari kita dengarkan bersama (putusan MK)," pintanya.

Sementara itu Cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengharapkan doa dari seluruh masyarakat Indonesia, agar hakim MK diberi kekuatan dalam memutuskan sengketa Pilpres.

"Keputusan hakim MK adalah masa depan politik bangsa kita, karena kita ingin ke depan rakyat jelata punya hak dan kesempatan menduduki jabatan politik bagi peran kebangsaannya," kata Cak Imin.

"Sehingga bukan hanya kekuasaan yang menentukan siapa yang menang pada setiap proses demokrasi. Doa seluruh rakyat penting untuk masa depan orang-orang biasa agar bisa hadir dalam politik," tutup Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya