Berita

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera/Istimewa

Politik

Soal Pilkada Jakarta, Mardani Ali Sera Manut Keputusan Partai

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 01:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hingga saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum mengumumkan secara resmi siapa sosok yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur Jakarta 2024. Namun, sejumlah nama mulai masuk dalam bursa kandidat bakal calon gubernur.

Salah satunya adalah Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.

Namun demikian, Mardani enggan berspekulasi mengenai Pilkada Jakarta. Sebab, hingga saat ini PKS masih membersamai pasangan calon (paslon) 01 Anies-Muhaimin dalam mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).


"Yang pertama kita fokus di MK (ada gugatan PHPU Pilpres 2024) dulu nih," kata Mardani kepada wartawan seusai Diskusi Publik bertajuk “Tragedi Kelam Demokrasi Indonesia” di Markas Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR), Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Lebih lanjut, Mardani menjelaskan bahwa pembicaraan mengenai Pilkada DKI akan dilakukan setelah putusan MK terkait PHPU Pilpres 2024 keluar pada Senin mendatang (22/4).

“Karena buat PKS, MK ini adalah penjagaan sampai akhir. Jangan sampai MK terganggu. Setelah MK baru kita bicara Pilkada,” tuturnya.

Disinggung mengenai kesiapannya apabila PKS mendorong dirinya maju pada Pilkada Jakarta 2024, Mardani menegaskan tak akan menolak kalau partai sudah memutuskan.

“Kalau partai putuskan kita semua siap, kalau partai memutuskan,” tegas Mardani.

Di sisi lain, terkait rumor bahwa PKS akan mendukung Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta, Mardani menegaskan bahwa hal tersebut akan dibahas setelah putusan MK keluar.

"Putusan MK dulu, habis putusan MK baru kita bahas yang kayak gitu," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya