Berita

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Fokus Sidang MK Jadi Alasan Anies Baswedan Enggan Mikir Pilkada

SABTU, 20 APRIL 2024 | 22:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Presiden nomor urut 01, Anies Baswedan tidak ambil pusing soal isu maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Anies mengatakan bahwa dirinya belum memikirkan untuk maju sebagai kepala daerah, karena tengah fokus pada sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan diputuskan pada Senin lusa (22/4).

"Kita lagi urus MK," kata Anies Baswedan kepada wartawan saat berada di Rumah Dinas Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/4).


Padahal di saat yang bersamaan, Cak Imin yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan bahwa partai yang dipimpinnya itu membuka pendaftaran bagi masyarakat yang tertarik maju sebagai kepala daerah di Pilkada 2024.

"Ingin saya sampaikan mari seluruh yang berkeinginan menjadi kepala daerah silakan mendaftarkan ke PKB karena kami tidak membatasi diri hanya kader, tetapi semua pihak baik itu berbeda suku, agama, ras dan golongan mau pun berbeda partai," ujar Cak Imin.

Masyarakat yang tertarik untuk maju sebagai kepala daerah, bisa mendatangi langsung ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Setelah mendaftar, internal PKB akan melihat berbagai indikator dari para peserta yakni mulai dari visi misi, track record, hingga komitmennya dalam memimpin.

"Kami akan menentukan berdasarkan beberapa kriteria, dan indikator termasuk visi dan misinya sekaligus komitmen dan track recordnya serta kapasitas dan kemampuannya," demikian Cak Imin.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya