Berita

Evtol/Net

Tekno

XPeng AeroHT akan Jual Mobil Terbang Dual Mode, Dibanderol Mulai Rp2 Miliar

SABTU, 20 APRIL 2024 | 14:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

XPeng AeroHT, anak perusahaan startup kendaraan listrik Tiongkok Xpeng, akan menjual kendaraan dual-mode electric vertical take-off and landing (eVTOL), yang dapat melaju di darat seperti mobil dan melepaskan modul terbang untuk perjalanan udara.

"Kendaraan eVTOL biasa tidak dapat melaju di darat, tetapi model kami dapat digunakan ganda,” kata Qiu Mingquan, wakil presiden di XPeng AeroHT, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Sabtu (20/4).

Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok telah memulai peninjauan sertifikasi jenis untuk pesawat tersebut, yang merupakan persyaratan untuk operasi komersial.


XPeng AeroHT akan mulai menerima pre-order di Tiongkok pada awal Oktober, dengan rencana untuk memulai produksi massal paling cepat tahun depan.  Permintaan diharapkan berasal dari perusahaan yang berhubungan dengan pariwisata dan penggemar aktivitas luar ruangan.

Pesawat ini akan dibanderol dengan harga 1 juta yuan (Rp2,23 miliar rupiah).  

Qiu mengatakan perusahaan berharap pada akhirnya bisa menurunkan harga hingga ratusan ribu yuan.

"Jika produksi massal dalam skala besar dapat dilakukan, kita dapat mengurangi biaya secara signifikan” untuk bahan-bahan seperti serat karbon, katanya.

Perusahaan juga berencana melakukan ekspansi ke luar negeri.

"Timur Tengah adalah pasar yang penting bagi kami, mengingat tingkat regulasi, keterbukaan terhadap hal-hal baru, dan biaya,” kata Qiu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya