Berita

Kepala Badan Atom PBB (IAEA), Rafael Grossi/Net

Dunia

IAEA: Situs Nuklir Iran Masih Aman Setelah Serangan Israel

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 15:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Fasilitas nuklir Iran dilaporkan dalam kondisi stabil dan aman setelah serangan balasan Israel diluncurkan di Isfahan.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam unggahan di X pada Jumat (19/4) mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya kerusakan pada situs nuklir Iran.

"IAEA dapat mengonfirmasi bahwa tidak ada kerusakan pada situs nuklir #Iran,” isi cuitan IAEA, seperti dimuat TRT World.


Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi terus menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menegaskan kembali bahwa fasilitas nuklir tidak boleh menjadi sasaran konflik militer.

Menurut laporan pejabat AS, Israel telah meluncurkan rudal balistik ke dekat Pangkalan Udara Iran di Isfahan pada Kamis (18/4).

Serangan itu terjadi sebagai respons terhadap serangan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada akhir pekan lalu.

TV resmi pemerintah Iran mengkonfirmasi adanya ledakan besar-besaran di provinsi Isfahan tengah, namun mencatat bahwa tidak ada fasilitas nuklir yang terkena dampak atau menjadi sasaran.

Kantor Berita semi-resmi Mehr News melaporkan bahwa tiga drone yang terbang di langit Isfahan berhasil dihancurkan militer Iran.

Militer Israel belum mengomentari laporan serangan tersebut namun mengatakan pertemuan keamanan saat ini sedang berlangsung di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya