Berita

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri) saat menerima secara simbolis izin prinsip formasi aparatur sipil negara (ASN) Bawaslu tahun 2024 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas di lantai 5 Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (18/4)/Istimewa

Bawaslu

Dukung Optimalisasi Pengawasan Pemilu, PAN-RB Tambah Formasi ASN Bawaslu

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 12:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Formasi aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan ditambah. Hal ini sudah disepakati Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas mengatakan, Bawaslu termasuk salah satu dari keseluruhan lembaga negara yang masuk 10 besar formasi yang disediakan pada 2024 ini.Penambahan formasi di Bawaslu penting dilakukan untuk optimalisasi kerja-kerja kelembagaan pemilu, khususnya dalam bidang pengawasan.

"Mudah-mudahan formasi ini bisa dioptimalkan dan mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu," ujar Azwar Anas yang dikutip laman bawaslu.go.id, Jumat (19/4).


Di samping itu, Azwar Anas juga menyampaikan harapannya atas penambahan formasi yang ada. Di mana, dari bagian yang diadakan akan mampu membantu kerja kelembagaan yang dikembangkan dengan sistem digital.

 "Mudah-mudahan ke depannya Bawaslu bisa mengintegrasikan sistem digital dengan SDM yang ada dalam formasi tersebut. Memang ini bukan pekerjaan mudah," tandas Azwar Anas.

Berdasarkan kebijakan formasi tambahan PAN-RB, gelombang penerimaan ASN pada 2024 yang akan dibuka Bawaslu antara lain mencakup analis hukum, analis pengawasan, IT, analis peraturan perundang-undangan, dan analis kebijakan publik. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya