Berita

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin/RMOLJabar

Nusantara

Diungkap Pj Gubernur, Persoalan di Masjid Al Jabbar Bukan cuma Pungli

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 05:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa persoalan di Masjid Raya Al Jabbar bukan hanya sebatas pungutan liar (pungli) yang marak.

Menurut Bey, ada beberapa permasalahan lain yang perlu mendapatkan perhatian serius.

"Saya melihat bahwa persoalan di sana bukan hanya pungli saja, tetapi juga ada keluhan terkait tarif odong-odong yang dinilai berlebihan, mencapai Rp60 ribu hingga Rp90 ribu," kata Bey di Gedung Sate, Kamis (18/4).


Selain itu, Bey menyayangkan adanya aktivitas botram (makan dan minum) yang dilakukan oleh segelintir pengunjung di area masjid. Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan kesucian tempat ibadah.

"Ada juga video yang menunjukkan orang-orang botram di dalam masjid. Tentu ini tidak pantas dilakukan," kata Bey.

Menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut, Bey berencana melakukan kunjungan kembali ke Masjid Al Jabbar. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait aktivitas pengunjung dan jemaah di masjid tersebut.

"Kami akan kembali ke Al Jabbar untuk melihat detail kondisinya, seperti alur pergerakan jamaah dan lainnya," kata Bey.

Selain itu bey memastikan pihaknya tidak akan, menoleransi segala kepada oknum-oknum yang melakukan pungli.

“Tentang pungli sekali lagi tidak ada toleransi untuk pungli,” demikian Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya