Berita

Sejumlah bidan bersama Massa Gerakan Rakyat Pembela Nakes (GRPN) melakukan aksi unjuk rasa di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (17/4)/Ist

Nusantara

Menkes Didesak Terbitkan NIK dan SK P3K D4 Bidan Pendidik

RABU, 17 APRIL 2024 | 23:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Massa Gerakan Rakyat Pembela Nakes (GRPN) selaku perwakilan bidan seluruh Indonesia, mahasiswa dan masyarakat sipil, menggelar demo di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

GRPN menyuarakan agar Menkes Budi Gunadi Sadikin segera menerbitkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dan Surat Keputusan (SK) lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebelum menggelar unjuk rasa di Kemenkes, massa GRPN lebih dulu mendatangi Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng Jakarta Pusat.


Perwakilan bidan asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Astri Liman mendesak Kemenkes mengeluarkan surat kepada Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) untuk menerbitkan NIP dan SK tahun 2023.

"Kami menuntut Kemenkes segera mengeluarkan surat ke BKN Pusat dan semua Kantor Regional BKN se Indonesia untuk segera mengeluarkan NIPPPK 2023 sehingga BKPSDM di semua daerah segera menyerahkan SK dan kami bisa ikut pelantikan di bulan April ini," kata Astri dikutip redaksi.

Tuntutan serupan disuarakan perwakilan bidan asal Jambi,
Nining Okwaynis. Ia juga berharap Kemenkes segera menerbitkan NIPPPK 2023.

"Kami sudah bekerja lebih dari 8 tahun. Karena itu, kami minta Kemenkes segera mengeluarkan surat resmi untuk mengakomodir Bidan D4 Pendidik tahun 2023," kata Nining.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya