Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono/Net

Politik

Hasil Minor Pemilu, Kegagalan Mardiono Pimpin PPP

SELASA, 16 APRIL 2024 | 15:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil minor Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 2024 menjadi bukti kegagalan manajerial Muhamad Mardiono selaku Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta Usni Hasanudin, pada Pemilu 2024 sangat kecil peran Mardiono dalam mendongkrak suara. Katanya, hampir semua perolehan suara PPP merupakan kontribusi personal caleg, bukan institusi partai.

"Manajemen koalisi dan manajemen partai (PPP) itu lemah, hanya mengandalkan kerja caleg. Kalau mengandalkan kerja caleg sudah dipastikan akan babak belur karena caleg PPP tidak semua memiliki finansial banyak," ujar Usni kepada wartawan, Selasa (16/4).


Usni mencontohkan, alat peraga atau bahan kampanye yang disediakan partai sangat minim. Hampir semua disediakan oleh caleg, termasuk menggerakkan tim kampanye.

Pernyataan Usni diamini kader senior PPP Jakarta, Maman Firmansyah. Menurutnya, peran Mardiono yang kecil dalam pemenangan PPP ini tidak sesuai dengan janji yang pernah disampaikan saat awal menjadi Plt Ketum DPP PPP.

Saat itu Mardiono sesumbar akan mengorbankan apapun guna meningkatkan suara PPP. Namun, kata Maman, alih alih menambah suara, mempertahankan yang sudah ada pun Mardiono tidak bisa.

"Janji Mardiono yang pernah siap berkorban jiwa raga, siap menjual aset demi PPP tapi hanya omong kosong," kata Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta 2014-2019 tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya