Berita

Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

PAN: PPP Harus Akui Kemenangan 02 Kalau Mau Gabung

SELASA, 16 APRIL 2024 | 12:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) meminta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendeklarasikan secara resmi ucapan selamat atas kemenangan Paslon 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"PPP sebaiknya jangan hanya bicara mau bergabung saja. Tetapi, secara deklaratif sebaiknya sudah mengucapkan selamat. (Harus) Mengakui kemenangan pasangan 02, kalau mau gabung tentu harus ada pengakuan seperti itu," ucap Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/4).

Menurutnya, dengan adanya politik kesejukan, bagus untuk pembelajaran politik masyarakat. Oleh sebab itu, PPP diminta untuk mengakui kemenangan Paslon 02 jika benar-benar mempertimbangkan untuk bergabung.


"Yang berwacana mau bergabung itu banyak. Itu bagus aja. Tetapi, pengakuan juga penting. Paling tidak untuk menjaga kohesivitas dan keteduhan di tengah masyarakat," ujarnya.

Dia menambahkan meskipun PPP berada dalam barisan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), namun saat ini berbeda. Sehingga perlu adanya deklarasi resmi atau ucapan selamat kepada Paslon 02 dari PPP.

"Walau dulu ada di KIB, faktanya kan PPP mendukung 03. Kalau 03 menang, mungkin KIB tidak disebut lagi. Tetapi, itu kan cara masuk kembali. Ya silahkan saja," selorohnya.

Saleh meyakini bahwa Prabowo dan Gibran mampu merawat keseimbangan dalam mendistribusikan kekuasaan lima tahun ke depan ke partai politik yang benar-benar berdarah di Pemilu 2024.

"PAN selalu percaya dengan Prabowo dan Gibran. Percaya akan mampu menjaga keseimbangan politik. Termasuk keseimbangan dalam distribusi kekuasaan. Semua pasti ada penilaian dan semua ada tempatnya," tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya