Berita

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby/Net

Dunia

AS: Serangan Balasan Iran Gagal dan Memalukan

SELASA, 16 APRIL 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan yang menyebut Iran sengaja menggagalkan serangan balasan, dibantah dengan tegas oleh Amerika Serikat.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby pada Senin (15/4) menekankan bahwa kegagalan Iran terjadi karena pertahanan udara Israel dan sekutu berhasil mencegat ratusan drone mereka.

"Serangan itu gagal karena digagalkan oleh Israel, oleh Amerika, dan oleh koalisi mitra lain yang berkomitmen untuk pertahanan Israel," tegasnya, seperti dimuat VOA.


Kirby menyebut klaim Iran yang sengaja gagal hanya omong kosong dan mengejek serangan mereka terhadap Israel memalukan.

"Laporan yang menyebut kegagalan yang spektakuler dan memalukan ini sudah direncanakan, itu omong kosong," ujarnya.

Menurut Kirby, Iran memang berniat melancarkan serangan mematikan di wilayah Israel.

"Serangan itu menunjukkan bahwa Iran jelas bermaksud menimbulkan kehancuran dan korban jiwa yang signifikan,” tegas Kirby.

Iran menghujani Israel dengan 300 rudal dan drone pada Sabtu malam (13/4) sebagai pembalasan atas serangan rudal IDF ke konsulat Teheran di Damaskus, Suriah.

Militer Israel mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan hampir 99 persen serangan udara Iran, dibantu Amerika Serikat.

Kendati demikian, serangan udara yang berhasil masuk mengakibatkan kerusakan ringan pada pangkalan militer dan seorang gadis Israel berusia tujuh tahun dilaporkan terluka parah oleh ledakan rudal tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya