Berita

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago (kanan)/Istimewa

Politik

Menang Besar di Pileg dan Punya Kader Mumpuni, Golkar Layak Dapat Kursi Menteri Terbanyak

SENIN, 15 APRIL 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kader dan pengurus Partai Golongan Karya (Golkar) sudah seharusnya masuk pertimbangan calon presiden terpilih, Prabowo Subianto, dalam pembagian jatah menteri kabinetnya.

Pasalnya, tak hanya berkontribusi besar dalam pemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Partai Golkar juga punya sederet kader mumpuni yang layak duduk di kursi menteri.

"Saya rasa Golkar tentu pantas. Ini tidak hanya (karena) Golkar dukung Prabowo. Tetapi juga, posisi Golkar yang naik suaranya di Pileg. Bargaining (daya tawar) Golkar bakal menarik dan penting bagi Prabowo," kata Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, kepada redaksi, Senin (15/4).


Selain itu, Arifki menilai Golkar diisi oleh banyak kader yang beraneka ragam latar belakang. Mulai dari pengusaha sampai teknokrat ada dalam struktur kepengurusan partai berlambang pohon beringin ini.

Jadi, menurut Arifki, Prabowo tidak perlu khawatir soal kualitas menteri dari Golkar.

Salah satu yang layak diajukan adalah Ketua Umum Partai Golkar yang saat ini masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Saya kira Airlangga masih masuk (menteri), yang jelas Golkar punya stok besar," tandas Arifki.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya