Berita

Calon presiden terpilih, Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Tak Langsung Terima Usulan Parpol, Prabowo Cenderung Lihat Calon Menteri yang Punya Kapabilitas

SENIN, 15 APRIL 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Calon presiden terpilih, Prabowo Subianto, diyakini akan lebih memilih figur-figur yang profesional dan memiliki kapabilitas untuk menduduki jabatan menteri di pemerintahannya yang akan datang.

Prabowo diyakini tidak akan menerima mentah-mentah sosok yang diusulkan partai politik (parpol) anggota koalisi.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, Prabowo diyakini lebih memilih figur menterinya yang mampu mengelaborasi visi, misi, dan strategi untuk memajukan Indonesia.


"Jadi kalau dikatakan jabatan para menteri itu adalah jatahnya kursi partai A, partai B, Partai C, saya kira itu bukan faktor utama. Tapi faktor utama adalah figurnya," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/4).

Namun demikian, lanjut Kang Tamil, tidak menutup kemungkinan, jika figur tersebut berasal dari kalangan profesional, nantinya akan dipartaikan. Ataupun memang figur tersebut merupakan kader dari parpol koalisi.

"Jadi faktor utamanya bukan jatah kursi itu dibagikan kepada para parpol, lalu parpol mengusulkan kadernya, saya kira enggak demikian. Tapi Pak Prabowo lebih memilih kira-kira siapa orang-orang yang di matanya memiliki kapabilitas, profesionalisme yang mumpuni di bidang yang akan diemban itu," pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya