Berita

Warga Palestina di Ramallah berkumpul merayakan serangan balasan Iran pada Minggu, 14 April 2024/Net

Dunia

Palestina Sambut Gembira Serangan Balasan Iran ke Israel

SENIN, 15 APRIL 2024 | 13:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Operasi pembalasan yang dilakukan Iran terhadap rezim Israel disambut baik oleh warga Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem.

Ratusan serangan drone yang dilancarkan Iran menandai pertama kalinya  sebuah negara dan bukan gerakan perlawanan melancarkan serangan yang menghukum militer Israel.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (14/4), Hamas memuji tindakan bela diri Iran yang tegas.


"Kami menganggap operasi militer yang dilakukan oleh Republik Islam Iran terhadap entitas Zionis, menduduki Palestina, sebagai hak alami dan tanggapan yang pantas terhadap penargetan konsulat Iran di Damaskus," ungkap Hamas, seperti dimuat Tehran News.

Di Jalur Gaza sendiri, dimana masyarakatnya berada di bawah perang genosida Israel selama lebih dari enam bulan, mereka bersorak kegirangan saat menyaksikan langsung drone dan rudal Iran yang terbang menuju sasaran militer Israel.

Sebuah video dari Rumah Sakit Martir al-Aqsa di Jalur Gaza yang diblokade menunjukkan ratusan pengungsi Palestina bersorak ketika proyektil Iran terbang menuju sasaran militer Israel.

Warga Palestina di al-Quds (Yerusalem) mengadakan pertemuan perayaan di dalam kompleks masjid suci al-Aqsa, bersukacita atas serangan Iran.

Di Ramallah dan kota-kota lain di Tepi Barat yang diduduki, kerumunan warga Palestina berkumpul di jalan-jalan dan mengamati langit malam yang bersinar karena rudal Iran bergerak menuju Israel.

Iran menghujani Israel dengan 300 rudal dan drone pada Sabtu malam (13/4) sebagai pembalasan atas serangan rudal IDF ke konsulat Teheran di Damaskus, Suriah.

Militer Israel mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan hampir 99 persen serangan udara Iran, dibantu Amerika Serikat.

Kendati demikian, serangan udara yang berhasil masuk mengakibatkan kerusakan ringan pada pangkalan militer dan seorang gadis Israel berusia tujuh tahun dilaporkan terluka parah oleh ledakan rudal tersebut.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya