Berita

Pelatih Tim U-23 Indonesia, optimistis Garuda Muda bisa berbicara di ajang Piala Asia U-23 2024 di Qatar/PSSI

Sepak Bola

Shin Tae-yong Optimistis Garuda Muda Raih Poin pada Laga Perdana Piala Asia U-23

SENIN, 15 APRIL 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Status debutan yang disandang Tim U-23 Indonesia di ajang Piala Asia U-23 2024 tak lantas membuat pelatih Shin Tae-yong minder. Bahkan, pelatih asal Korea Selatan itu optimistis Garuda Muda akan meraih poin pada laga perdana Grup A melawan tuan rumah Qatar di di Stadion Jassim Bin Hamad, Senin malam WIB (15/4).

Keyakinan Shin berdasarkan perkembangan bagus dari para pemain selama melakukan pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab, dan Doha, Qatar.

"Kami punya pengalaman yang baik. Di Dubai kami menjalani dua laga uji coba melawan Arab Saudi dan UEA. Performa kami meningkat, kepercayaan diri pemain juga meningkat," ucap Shin Tae-yong, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (15/4).


"Dua laga (uji coba) itu membantu tim kami, saya bisa mengatakan dua uji coba ini bisa mempersiapkan laga khususnya melawan Qatar dan Yordania. Kami melakukan persiapan yang baik sejauh ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Shin mengakui Qatar merupakan tim yang tangguh. Terlebih, mereka mampu menjaga performa sejak juara Piala Asia 2019 dan 2023.

"Saya rasa tim U-23 Qatar menjadi salah satu tim kuat di turnamen ini.Tentu saya harus membangun kepercayaan diri para pemain Indonesia agar bisa keluar dari tekanan dan menunjukkan kekuatan kami di ajang ini," sebut pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Setelah melawan Qatar pada hari ini, Indonesia akan menghadapi Australia (18 April) dan Yordania (21 April). Skuad Garuda Muda diharapkan bisa melaju ke babak semifinal, untuk menjaga asa lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Pasalanya hanya juara, runner-up, dan peringkat ketiga terbaik Piala Asia U-23 2024 yang berhak tampil di Olimpiade Paris 2024. Sedangkan posisi keempat harus menjalani play-off melawan peringkat keempat Piala Afrika U-23 2023.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya