Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

AS Menolak Bantu Israel Serang Balik Iran

SENIN, 15 APRIL 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat menolak ambil bagian dalam membantu Israel melancarkan serangan balasan ke Iran.

Hal itu disampaikan Presiden AS, Joe Biden kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, seperti yang disampaikan pejabat Gedung Putih pada Senin (15/4).

Dikatakan bahwa Biden telah memperingatkan Netanyahu tentang Washington yang tidak akan berpartisipasi dalam serangan Israel melawan Iran.


Selain Biden, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin juga berbicara dengan rekan-rekan mereka termasuk di Arab Saudi, Turki, Mesir dan Yordania tentang pentingnya menghindari eskalasi regional.

Di samping itu mereka tetap menekankan bahwa dukungan AS tetap kuat untuk Israel.

Iran melancarkan serangan udara ke langit-langit Israel pada Sabtu malam (13/4), sebagai balasan atas serangan rudal di kedutaan besarnya di Suriah yang menewaskan komandan penting pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC).

Namun, lebih dari 300 rudal dan drone yang dilancarkan Iran hampir semuanya berhasil dicegat, sehingga hanya menyebabkan kerusakan ringan di Israel.

Sebagian besar ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel dan dengan bantuan dari AS, Inggris, Prancis, dan Yordania.

Satu-satunya cedera serius yang dilaporkan di Israel adalah seorang anak berusia 7 tahun yang terluka akibat pecahan peluru.

Pihak berwenang mengatakan pangkalan Angkatan Udara Israel terkena serangan tetapi tetap beroperasi seperti biasa.

Mengutip Reuters, lima anggota kabinet perang Netanyahu lebih memilih tindakan pembalasan dalam rapat hari Minggu (14/4), meskipun mereka berbeda pendapat mengenai waktu dan skala serangan.

Dua menteri senior Israel mengisyaratkan pembalasan tidak akan terjadi dan Israel tidak akan bertindak sendiri.

“Kami akan membangun koalisi regional dan menentukan dampak dari Iran dengan cara dan waktu yang tepat bagi kami,” kata Menteri Kabinet Perang, Benny Gantz.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya