Berita

Polres Grobogan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian multivitamin pasa Minggu (14/4)/RMOLJateng

Presisi

Puncak Arus Balik, Harga Tiket Bus AKAP Naik 50 Persen

SENIN, 15 APRIL 2024 | 05:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Memasuki H+5 Lebaran Idulfitri 1445 H menjadi puncak warga kembali ke Jakarta dan kota lainnya untuk kembali bekerja setelah menikmati cuti bersama.

Berdasarkan pengamatan, harga tiket bus AKAP di Terminal Induk Purwodadi, Jawa Tengah mengalami kenaikan sekitar 50 persen.

Tiket bus saat ini dibanderol Rp330 ribu, sementara di hari biasa berkisar Rp200 ribu hingga Rp 210 ribu. Para penumpang memaklumi harga tersebut, mengingat masih dalam suasana Lebaran.


Salah satu penumpang bus AKAP, Zainal (45) mengatakan, untuk penumpang hari ini, Minggu (14/4) cukup padat. Mengingat Senin (15/4) mereka kembali bekerja.

"Hari ini kemungkinan puncak arus balik ke kota, lantaran sudah mendekati hari kerja. Besok kan kita dah mulai kerja," kata Zainal dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Dikatakannya, untuk pemesanan tiket harus dilakukan sehari sebelumnya, baik langsung mendatangi loket maupun membeli secara online.

Guna memperlancar arus balik tersebut Polres Grobogan bersama Sat Lantas Polres Grobogan memberikan layanan pengecekan kesehatan terhadap para sopir bus. Mereka juga memberikan multivitamin kepada para kru bus.

"Kita mengimbau para sopir jika kecapekan agar digantikan sopir cadangan. Hal itu guna memastikan keselamatan para penumpang dan kru bus sendiri," kata Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan.

Mereka juga memastikan kondisi kendaraan layak untuk membawa penumpang ke kota tujuan. Termasuk melakukan pengecekan rem dan kondisi bus.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya