Berita

Pengeboman Kantor Kedubes Iran di Damaskus, Suriah/Net

Global

Pengamat: Perang Iran-Israel Berpotensi Ancam Ekonomi Dunia

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 19:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Potensi perang Iran-Israel yang semakin memanas diprediksi dapat berdampak pada ekonomi dunia.
 
Dosen Ilmu Politik FHISIP Universitas Terbuka, Insan Praditya Anugrah menyatakan bahwa kondisi perekonomian global semakin memburuk jika perang ini makin meluas.
 
"Serangan balik ratusan drone dan rudal Iran ke wilayah pendudukan Israel dapat memicu perang dan konflik regional yang membahayakan ekonomi global," ujar Insan, Minggu (14/4).


Insan menyatakan bahwa konflik Iran-Israel sangat berpotensi meluas jadi konflik regional dan mengancam ekonomi global yang belum pulih dari pemulihan pasca Covid-19 dan invasi Rusia ke Ukraina.

"Konflik Iran-Israel berpotensi jadi konflik regional yang mengancam ekonomi global. Kita tahu bahwa ekonomi dunia sedang tidak baik pasca Covid-19 dan terjadinya invasi Rusia ke Ukraina. Sektor pangan dan energi terancam karena kondisi memanas Rusia dengan dunia barat, sedangkan banyak sektor yang masih memulihkan diri pasca pandemi Covid-19," jelas Insan.

Konflik ini apabila meluas dapat mengakibatkan kenaikan harga minyak bumi. Apabila harga minyak bumi naik, akan disertai harga komoditas lain.

"Iran dan Israel merupakan dua kekuatan besar di Asia Barat, jika mereka perang maka akan menimbulkan konflik regional berdampak pada banyak negara. Hal ini mengancam sektor energi terutama minyak bumi yang harganya bisa kembali melambung seperti era 1970-an," lanjut Insan.

Bagi Indonesia, krisis minyak akan berdampak buruk kepada ekonomi karena kita bukan lagi negara produsen minyak bumi. Berbeda dengan tahun 1970-an ketika embargo minyak dilakukan negara-negara Arab, kita justru mendapatkan keuntungan karena dunia membeli minyak bumi dari Indonesia.

"Ketika 1970-an krisis minyak dunia membawa keberkahan bagi Indonesia karena saat itu dunia membeli minyak besar-besaran dari Indonesia. Saat ini berbeda, kita bukan lagi negara produsen minyak, maka krisis di kawasan Asia Barat bisa diikuti kenaikan harga minyak bumi dan kenaikan harga-harga komoditas lain," pungkasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu malam (13/4), Iran melancarkan serangan rudal dan drone berjumlah ratusan ke wilayah yang diduduki Israel. Hal ini merupakan reaksi Iran atas pengeboman konsulat Iran di Damaskus yang menewaskan sejumlah pejabat  Iran.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya