Berita

Ormas Islam saat demo membela perjuangan Palestina/Ist

Dunia

FPI, GNPF, dan PA 212 Melaknat Isu Normalisasi RI-Israel

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap tegas pemerintah dengan membantah isu normalisasi Indonesia-Israel patut diapresiasi.

Secara khusus, Front Persaudaraan Islam (FPI), PA 212, dan GNPF Ulama memuji sikap Kementerian Luar Negeri RI yang menutup pintu hubungan diplomatik dengan Israel.

"Pernyataan resmi dari pihak kemenlu tersebut patut untuk terus direalisasikan dan dipertahankan secara konsisten, termasuk oleh pemerintahan berikutnya," demikian pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua FPI, Habib Muhammad al-Attas, Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak, dan Ketua PA 212, Shobri Lubis, Minggu (14/4).


Ormas Islam ini mengecam dan melaknat segala bentuk upaya normalisasi hubungan diplomatik dengan zionis Israel dalam bentuk apa pun, yang nyata-nyata merupakan pengkhianatan terhadap Pancasila dan UUD 1945.

Rakyat Indonesia, kata Habib Muhammad al-Attas juga diminta tetap konsisten membela perjuangan, kemerdekaan rakyat Palestina dan melawan penjajahan zionis Israel.

Selanjutnya Ormas Islam juga menuntut Presiden Joko Widodo untuk konsisten membela perjuangan rakyat Palestina sesuai amanat konstitusi.

"Serta menarik diri dari segala perundingan normalisasi hubungan diplomatik dengan zionis Israel yang merupakan pengkhianatan terhadap Konstitusi UUD 1945," demikian dikutip redaksi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya