Berita

Dapur lapangan disiagakan Brimob Polda Lampung untuk membantu para pemudik yang selesai bersilaturahmi di kampung halaman/RMOLLampung

Presisi

Brimob Siapkan Dapur Gratis di Pelabuhan Bakauheni dan Panjang untuk Pemudik

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 06:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat yang telah selesai bersilaturahmi di kampung halaman di wilayah Sumatera tak perlu khawatir dengan stok makanan saat melakukan perjalanan kembali ke Jakarta. Sebab, Satuan Brimob Polda Lampung membangun dapur lapangan untuk menyediakan makanan gratis bagi para pemudik.

Ada 2 dapur lapangan yang disiagakan, yaitu di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan Pelabuhan Panjang Bandar Lampung.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung, Kombes Yustanto Mujiharso mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Brimob kepada masyarakat yang akan melakukan arus balik Idulfitri.


Satuan Brimob Polda Lampung mempunyai dua unit kendaraan dapur lapangan, di mana semuanya diterjunkan untuk melayani pemudik di Pelabuhan Bakauheni dan Panjang.

"Kami siapkan dapur lapangan," kata Kombes Yustanto Mujiharso, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (13/4).

Rencananya, dapur lapangan Brimob ini akan disiagakan hingga berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau pada Selasa (16/4). Setiap hari sejumlah personel Brimob secara bergantian memasak untuk melayani pemudik.

"Ini untuk pemudik, minum, kopi, atau makan. Untuk menu yang disiapkan antara lain nasi goreng, mie goreng, kopi hitam, susu panas, dan teh manis. Semua dapat dinikmati secara gratis," jelasnya.

Yustanto pun mempersilakan pemudik untuk mendatangi kendaraan dapur lapangan tersebut.

"Ini untuk menunjang Operasi Ketupat Krakatau. Brimob membantu dalam melayani masyarakat," pungkasnya.

Selain memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang melaksanakan arus balik, personel Brimob juga mengimbau kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran tetap menjaga keselamatan, keamanan, dan ketertiban demi kelancaran arus balik bersama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya