Berita

Wasekjen DPP Partai Golkar Hasrul Benny Harahap/Repro

Politik

Utamakan Kader Internal, Golkar Tak Butuh Tim Penjaringan untuk Pilgub Sumut 2024

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 04:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2024 mendatang, tidak memerlukan proses pendaftaran lagi di tingkat provinsi. Sebab, Golkar sudah memiliki mekanisme khusus untuk mencermati sosok yang pantas diusung pada Pilkada 2024.

"Sampai tahap ini DPP Partai Golkar telah melakukan penjaringan, yakni melakukan survei kepada calon sehingga tidak ada penjaringan ataupun pendaftaran lagi di tingkat DPD," ucap Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Hasrul Benny Harahap, menanggapi polemik antara Partai Golkar Sumut dengan Walikota Medan, diwartakan Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (13/4).

Benny mengungkapkan, Partai Golkar melihat survei yang sedang berlangsung juga elektabilitas bakal calon di tengah masyarakat.


"DPP Partai Golkar yang membuka penjaring calon kepala daerah," jelas Benny.

Terkait pencalonan Bobby Nasution dan Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah, Benny menegaskan akan lebih memprioritaskan kader Partai Golkar.

"Partai Golkar prioritaskan kader Golkar untuk calon gubernur, calon walikota/bupati," kata Hasrul Benny yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Sebelumnya, Bobby Nasution tampak menghadiri acara pengarahan untuk bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di markas DPP Partai Golkar, di Jakarta, beberapa waktu lalu.  Bobby tampaknya mengincar rekomendasi Golkar untuk maju pada Pemilihan Gubernur Sumut 2024.

Padahal, Golkar Sumut sudah jauh-jauh hari menyatakan akan mengusung sang Ketua DPD, Musa Rajekshah, pada Pilgub Sumut 224.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya